Friday, July 30, 2010
   
Text Size

Site Search powered by Ajax

Motivation

Tangga Kecerdasan Emosional - Affection

Daniel Goleman menyatakan bahwa puncak dari kemampuan kecerdasan emosional kita adalah kemampuan kita untuk bersosialisasi. Maka itu untuk meningkatkan kecerdasan emosi kita, tangga selanjutnya yang harus dinaiki adalah Affection. Affection yaitu 

Ada enam prinsip yang bisa kita kembangkan dalam rangka mengasah Affection. 

Pertama adalah melakukan perbincangan basa – basi atau Small Talks. Awalnya memang tidak mudah untuk melakukan basa basi, apalagi bagi mereka yang memang tidak pernah melakukannya. Namun dari sanalah kita dapat melangkah lebih jauh. Dengan melakukan Small Talks maka kita akan bisa belajar banyak dari orang itu. Jangan takut untuk mengambil resiko kala melakukan Small Talks pertama kali, itu kuncinya. Kalaupun orang yang kita ajak bicara tidak memberikan respon seperti yang kita inginkan maka biarkan saja. Dan harus diingat kita tetap harus sopan pada mereka. 

Kedua adalah Assume the Burden. Artinya kita adalah orang yang bertanggungjawab atas apa yang kita lakukan dan bicarakan. Jadi kitalah yang harus mengambil tanggungjawab atas suasana pembicaraan yang kita ciptakan. Karena kitalah pencipta suasana dan isi interaksi dengan orang lain. Jika kita sadar bahwa kitalah yang bertanggungjawab atas hubungan kita maka kita dapat mengendalikan hubungan itu secara lebih menyenangkan. 

Ketiga adalah FORM. Sering kali ketika pertama membuka pembicaraan kita bingung untuk memulainya harus darimana. Gunakanlah rumus Family, Occupation, Relaxation dan Miscellaneous. Siapapun pasti senang jika ditanya mengenai keluarganya. Dari mulut mereka pasti akan meluncur cerita mengenai keluarga mereka, anak mereka dan orangtua mereka. Pekerjaan pun menjadi topik pembicaraan yang menyenangkan untuk diperbincangkan. Lalu hobi dan tempat – tempat wisata, pastinya juga akan menyatukan dua insan dalam satu obrolan menarik. Kita juga bisa membicarakan hal – hal kecil di sekitar kita. Seperti berita terkini yang tengah menjadi sorotan ataupun cuaca. 

Keempat menjaga keberlangsungan pembicaraan. Untuk tetap mempertahankan pembicaraan kita harus menggunakan hati atau empati. Dengan menggunakan hati dan empati maka kita akan fokus pada pembicaraan. Ingat agar kita selalu melakukan pada orang lain, apa yang orang lain ingin kita lakukan pada mereka. Lihatlah apa yang menjadi kebutuhan orang lain.

Kelima adalah menggunakan metode Rapid Repeat. Agar keberlangsungan pembicaraan tetap terjaga maka ketika orang lain berbicara, ikutilah gerak bibirnya dan rasakan ketika orang itu bicara. Dengan demikian maka biasanya kita akan mengikuti pembicaraan dengan baik karena kita mengulang apa yang dikatakan orang itu dalam pikiran kita. Karena atensi kita diarahkan pada apa yang dikatakan oleh orang tersebut. Selain itu kita juga dapat merasakan bagaimana perasaan orang yang kita ajak bicara itu. 

Keenam yaitu KFC. Ini bukanlah produk franchise ayam goring. KFC adalah  Know what you want, Find out what you get, Change what you get until you really get what u want. Kita harus tahu apa yang kita inginkan, lalu cari tahu apa yang telah kita dapatkan. Jika kita sudah mengetahuinya maka jangan sungkan untuk mengubahnya sampai seperti apa yang kita inginkan. (hac)

“Walt Disney – We help people to make them happy, and they will happily help you”

Realtime Live Streaming

Login Form