Motivation
Kiat Membangun Kecerdasan Emosional dengan Six Seconds Model
Untuk mengembangkan diri dengan meningkatkan kecerdasan emosi maka banyak sekali model – model yang ditawarkan. Salah satunya adalah Model Know Yourself, Choose Yourself dan Give Yourself. Model ini dihadirkan oleh lembaga Six Seconds International yang dipimpin oleh Joshua Freedman – Chief Operating Officer Six Seconds International. Joshua juga menulis buku At the Heart of Leadership: How to Get Results with Emotional Intelligence. Model yang dikembangkan oleh Six Seconds ini lebih memfokuskan diri pada pengembangan diri manusianya, sebagai aset perusahaan, dan bukan melulu memikirkan pada hasil perusahaan.
Pada suatu kesempatan, Antoni Dio Martin berbincang dengan Joshua Freedman. Menurut Joshua, emosi adalah menjadi cerdas dengan perasaan kita. Dimana perasaan kita merupakan sekumpulan data. Dan kita menggunakan data tersebut untuk mengambil keputusan, termasuk bagaimana kita menggunakan emosi untuk keputusan kita. Namun terkadang manusia membuat keputusan bodoh, karena manusia mengabaikan faktor emosi dalam kehidupannya. Manusia tidak mendengarkan dan mempertimbangkan emosi sebagai faktor untuk membuat keputusan.
Joshua menambahkan, banyak perusahaan yang juga tidak mempertimbangkan kecerdasan emosi sebagai soft skill yang harus dibangun dalam pembangunan SDM di perusahaannya. Diperlukan suatu kepimpinan yang solid dari pemimpin agar bagian kecerdasan emosi bisa diolah dengan lebih baik lagi. Karena dengan menggali dan mengembangkan soft skill, maka hasil berupa materi dan keuntungan bisa berlipat bagi perusahaan.
Kembali Joshua menjelaskan bahwa kunci pokok yang dibawa Six Seconds International adalah dengan memilih emosi kita, dalam arti bagaimana kita melihat nilai dari data yang kita miliki. Memahami bahwa kita juga punya pilihan. Dan emosi juga mempengaruhi interaksi kita dengan orang lain.
Berikut adalah model yang dikembangkan Six Seconds International yaitu Know Yourself, Choose Yourself dan Give Yourself.
Know Yourself adalah mengetahui bagaimana perasaan yang kita alami. Contoh ketika kita merasa sangat marah dan kesal pada orang yang tidak memberikan perhatian pada presentasi kita, bahkan menolak para presentasi kita. Nah, saat perasaan ini hadir sobalah untuk menganalisa alasan perasaan marah dan kesal ini hadir. Emosi kita mengirimkan sinyal kepada kita mengenai sesuatu. Agar kita bisa lebih mengetahui mengenai diri kita sendiri maka kita luangkan waktu sekitar enam detik yang terbukti, menurut penelitian neurobiologi, dapat membuat kita menyadari perasaan yang kita punyai. Dalam know yourself, kita diminta untuk membuat dan melihat pola emosi kita.
Setelah mengetahui diri dan emosi kita maka kita sampai pada Choose Yourself. Dalam tahap ini kita harus berani membuat pilihan berdasarkan nilai – nilai intrinsik kita.
Terakhir kita harus Give Yourself, dimana kita bereaksi dan memberikan sesuatu yang lebih besar untuk tujuan yang leuih mulia. (hac)
Realtime Live Streaming
Smart Programs
- Smart Emotion ( 55 )
- Smart Etos ( 56 )
- Smart Motivation ( 37 )
- Smart Sharing on Sales and Marketing ( 57 )