Friday, July 30, 2010
   
Text Size

Site Search powered by Ajax

Motivation

Leading in Crisis Situation (II)

Pemimpin adalah shadow of organization atau bayangan perusahaan. Artinya ketika seseorang dipercaya untuk menjadi pemimpin di suatu cabang perusahaan maka dia sebenarnya bayang - bayang perusahaan itu di tempat tersebut. Saat krisis ini juga adalah saat yang tepat untuk membuktikan eksistansi pemimpin. Karena mampu teratasi atau tidaknya situasi krisis perusahaan tergantung dari kinerja pimpinannya. Maka itu beraksilah daripada mengeluh dan berilah contoh daripada banyak menyuruh. 

Lalu lakukanlah Management By Wondering (Walking) Around dimana memimpin dengan sistem bertanya. Bertanya mengenai apa saja yang terkait dengan perkembangan usaha. Atau juga memimpin dengan turun langsung ke lapangan untuk mengetahui situasi di lapangan, sehingga didapat suatu pandangan yang dapat berpengaruh positif pada bisnis. 
Jangan lupa juga untuk selalu mempraktekan Lead by Example. Kekuatan memimpin karyawan dengan memberikan contoh akan jauh lebih efektif. Karena anak buah tidak merasa digurui dan dimandori.

Boleh saja memotong bea usaha yang tidak penting, tapi jangan sampai nilai perusahaan juga terpotong. Karena nilai perusahaan ini erat kaitannya dengan pelanggan. Dimana kebanyakan pelanggan itu membeli nilai. 

Tetap fokus pada rencana dan langkah yang diambil saat krisis sangat penting adanya bagi keberlangsungan bisnis saat krisis. Dalam kondisi krisis seperti sekarang ini pilihannya hanya dua yaitu Focus or Fail. Ingat juga bahwa anak buah adalah suatu Sumber Daya yang sangat berharga, karena itu lakukanlah gaya memimpin - People Oriented. (hac)

Realtime Live Streaming

Login Form