Happiness and Natural Law
Written by Arvan Pradiansyah Friday, 17 April 2009 00:43
Kita pasti sering mendengar kata ketidakpastian. Dimana ketidakpastian adalah suatu hal yang pasti terjadi.
Dan hukum alam juga menganut hal ini. Hukum alam adalah segala sesuatu yang ada di balik segala sesuatu.
Bisakah kita pastikan bahwa setiap Minggu panas matahari akan selalu terik dan Senin pagi akan mendung kelabu ? Kita tidak pernah tahu kan? Bahkan ketika pagi hari mendung menggantung, maka siang hari bisa sangat cerah sekali.
Jika kita ingin bahagia maka kita harus mengetahui hukum yang berlaku dalam kehidupan ini. Ada konsep hukum yang mengatur segalanya yang tidak bisa kita ubah. Bahkan bagi yang percaya atau tidak maka hokum ini tetap akan terlibat dalam hukum ini.
Ciri hukum ini adalah berlaku dimana saja, kapan saja dan untuk siapa saja. Contoh hukum alam adalah hukum gravitasi yang pasti berlaku pada semua manusia yang hidup di dunia. Contoh lain adalah hukum kepercayaan, dimana tidak ada orang yang ingini dibohongi. Dan ini dikaitkan dengan bisnis maka jika kepercayaan meningkat, maka kecepatan meningkat dan biaya operasional pun akan turun. Begitu juga sebaliknya.
Selain dengan mengikuti hukum alam kita bisa bahagia, maka kita juga harus dapat menjaga kondisi batin. Caranya adalah dengan menyaring makanan bagi kepala kita. Dengan mengijinkan makanan positif masuk dalam kepala kita, maka kita bisa memilih hal baik yang akan kita lakukan dan membuat kita bahagia. Karena itu penting sekali untuk menyesuaikan diri dengan perubahan yang ada, agar kita bahagia saat ini juga. (hac)
Melewati Masa Krisis Dengan Menggunakan Kecerdasan Emosional
Written by Anthony Dio Martin Thursday, 16 April 2009 00:43
Masa krisis sering terjadi pada kita dalam kondisi yang berbeda. Bisa masalah keuangan, tidak juga mendapat pekerjaan dan banyak masalah lainnya.
Hal ini bisa diatasi dengan kecerdasan emosional. Sehingga kita bisa menghadapinya dengan tenang.
Dalam menghadapi krisis ini kita bisa belajar dari banyak orang termasuk dari Barack Obama. Obama yang mempunyai ibu kulit putih dan ayah kulit hitam lebih memilih dan menempatkan diri sebagai kulit hitam. Untuk memutuskan ini Obama menghadapi proses panjang. Selain itu juga krisis dalam kehidupannya membawanya mencoba ganja. Namun dia tetap bangkit dari segala krisis yang menimpanya.
Ada 4 jenis orang dalam menghadapi krisis:
- Manusia kayu lapuk: yang ketika dia menghadapi tekanan langsung patah.
- Manusia batang besi: yang ketika dia sampai pada tekanan tertentu, dia masih bisa bertahan, tapi setelah dapat tekanan tertentu akhirnya di bengkok juga.
- Manusia kapas: dia bisa kembali pada posisi semula walau mendapat tekanan.
- Manusia bola ping pong: ketika diberi tekanan maka orang seperti ini akan naik, melambung jauh tinggi dari pada tekanan yang di berikan.
Sementara itu ada 4 tahapan yang harus dilalui dalam krisis yaitu:
Menghadapi: melihat dan siap dengan kondisi ini.
Menyikapi : kita bisa melakukan pilihan atas sikap yang bisa dilakukan dalam menghadapi krisis. Dimana mengutip dalam bahasa Cina, krisis adalah gabungan dari 2 kata: danger & opportunity.
Melewati: kita harus mengambil tindakan atas krisis yang menimpa kita. Tapi dalam kecerdasan emosional kita selalu punya pilihan, tidak hanya pilihan berpikir tapi juga pilihan perasaan-perasaan kita.
Merayakan: ketika krisis telah lewat dan kita melihat kembali krisis yang telah berhasil kita lalui, maka akhirnya kita belajar sesuatu dari proses menjalani dan menghadapi krisis tersebut.
Perasaan kita mempengaruhi tindakan kita. Yakinlah jika kita melakukan hal yang benar.